Amnesia
amnesia
Ringkasan Singkat
Hilangnya ingatan sebagian atau seluruhnya yang dapat bersifat sementara atau permanen akibat faktor organik, penggunaan zat, atau trauma psikologis.
Amnesia adalah gangguan fungsi memori yang ditandai dengan ketidakmampuan untuk mengingat informasi yang sudah ada atau untuk membentuk ingatan baru. Kondisi ini dapat diklasifikasikan menjadi amnesia anterograde (ketidakmampuan mempelajari informasi baru setelah kejadian pemicu) dan amnesia retrograde (ketidakmampuan mengingat peristiwa yang terjadi sebelum kejadian pemicu). Penyebabnya sangat beragam, mulai dari cedera kepala fisik, stroke, penyalahgunaan alkohol (amnesia diinduksi obat), hingga mekanisme pertahanan diri terhadap pengalaman traumatis (amnesia disosiatif).
Secara klinis, amnesia yang cukup parah hingga mengganggu fungsi sosial atau pekerjaan didiagnosis sebagai gangguan amnestik. Meskipun amnesia sering digambarkan secara dramatis dalam media, kenyataannya amnesia jarang menyebabkan kehilangan identitas diri secara total. Pemulihan dari amnesia sangat bergantung pada penyebab dasarnya; amnesia organik mungkin bersifat permanen, sementara amnesia psikogenik seringkali dapat diatasi melalui psikoterapi.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- Baddeley, A. D., et al. (2002). The Handbook of Memory Disorders.
- American Psychiatric Association. (2013). DSM-5.
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.